Selasa, 11 Maret 2014

Menggabungkan Teks Ke Dalam Sajian Multimedia



PRINSIP PRINSIP DESAIN
Fokus
– Fokus adalah membuat mata mudah menangkap, dengan
menggunakan metode ilusi optik atau permainan perspektif.
Keseimbangan
– Keseimbangan adalah menampilkan seluruh elemen desain
secara
Skala dan Proporsi
– Skala adalah perubahan ukuran tanpa perbandingan ukuran
panjang dan lebar. Berbeda dengan skala, proposi adalah
perbandingan antara panjang dan lebar atau tinggi sehingga
perbedaan dari perubahan proporsi sering terlihat
menyimpangenyeluruh sebagai satu komponen.
Kesatuan
– Kesatuan adalah perpaduan antara semua elemen grafis
sehingga orang dapat memahaminya sebagai suatu kesatuan
Ritme
– Ritme adalah variasi dari berbagai komponen desain grafis
yang diulang-ulang sehingga membentuk objek tertentu
seolah-olah bergerak.



Kegiatan Belajar 1 : SK: Menggabungkan teks ke dalam sajian multimedia
Mempersiapkan software Adobe Photoshop

1)   Pendahuluan :
     Komputer didalam merepresentasikan gambar memiliki dua cara yaitu dengan bitmap dan vektor grafik.

2)  Bitmap, Beberapa pengertian yang berhubungan dengan bitmap
Pixel :Jika kita melihat foto atau gambar yang ada di komputer maka gambar tersebut sesungguhnya adalah kumpulan dari ribuan titik titik yang sangat kecil dan tiap tiap titik tersebut memiliki warna tertentu. Titik titik itulah yang umum dikenal sebagai pixel.
Resolusi :Jumlah pixel per centimeter disebut sebagai resolusi. Dan resolusi itulah yang menentukan kualitas dari gambar yang dihasilkan. Gambar yang sering kita lihat dalam komputer umumnya mempunyai resolusi 72 pixel per inchi atau disingkat dpi.Berarti jika suatu gambar diperbesar maka resolusinya akan semakin kecil dan mengakibatkan gambar menjadi tidak tajam. Semakin tinggi resolusi suatu gambar maka akan semakin tinggi kemampuan perbesarannya.
Intensitas : Pixel pixel yang membentuk gambar tersebut memiliki warna warna tertentu dan jumlah warna yang boleh dimiliki oleh suatu gambar dinamakan intensitas. Semakin banyak jumlah warna dalam suatu gambar maka gambar yang dihasilkan akan semakin bagus.

Adobe Photoshop merupakan Software pengolah gambar Raster, Sebelum menggunakan Photoshop pastikan anda memiliki konfigurasi minimum pada komputer yaitu:
1)      Sistem Operasi            : Windows 98
2)      Prosesor                     : Pentium IV
3)      Memori                      :16 Mb
4)      Free Space hardisk      : 1 Giga   ,   Mouse
5)      VGA Card                   : 256 Color
Konfigurasi diatas merupakan standar minimum dimana Photoshop dapat dijalankan. Untuk menambah Performa kerja, sebaiknya konfigurasi tersebut ditingkatkan.

3) Menjalankan Photoshop
a)    Nyalakan komputer
b)   Tunggu sampai jendela sistem windows tampil pada komputer anda.
c)    Klik kanan Start Menu yang berada pada bagian pojok kiri bawah  layar.
d)   Geser mouse anda ke sub menu Program, kemudian akan tampil grup menu.
e)    Geser mouse anda ke grup Photoshop, sehingga tampil sub grup Photoshop .
f)     Klik Kanan mouse anda pada pilihan Photoshop, tunggu beberapa saat, setelah proses berhasil maka ditampilkan Layar kerja Photshop

4) Penjelasan pada Program Adobe Photoshop
Title Bar : Adalah Judul Program yang sedang aktif
Toolbox :Adalah tempat dimana tool-tool dari photoshop yang digunakan untuk  menggambar tersebut berada.
Tool Option: Setiap tool mempunyai fungsi yang berbeda dan fungsi tersebut dapat dimodifikasi melalui tool option. Setiap tool mempunyai tool option yang berbeda-beda.
Pallete: Adalah tambahan dari setting untuk tool tool dan terdapat berbagai alat bantu lainnya.
Menu Bar: Adalah baris yang berisi perintah yang dapat diaktifkan melalui klik mouse dan shortcut keyboard.

5) Keluar dari Program Adobe Photoshop
Untuk keluar dari program aplikasi Photoshopdapat melaksanakan langkah-berikut:
·         Klik File pada menu bar, akan tampil sub menu File. Klik Exit anda akan keluar dari program aplikasi Photoshopdan kembali pada sistem operasi windows. Anda juga dapat menggunakan short cut key Alt+Q
·         Apabila anda belum melakukan proses penyimpanan terhadap pekerjaan terakhir anda, maka  Photoshop akan menampilkan kotak dialog penyimpanan. Klik YES jika anda ingin menyimpan pekerjaan anda, klik NO jika anda tidak ingin menyimpan pekerjaan anda dan klik cancel bila ingin membatalkan keluar dari Photoshop. Apabila anda klik YES maka akan tampil kotak dialaog Save Drawing  yaitu kotak dialog yang menanyakan dimana lokasi direktori atau folder tempat anda menyimpan pekerjaan anda.

Penugasan :
1.   Sebutkan 5 konfigurasi minimum pada komputer yang harus dimiliki untuk menjalankan program Adobe Photoshop
2.   Bagaimanakah langkah untuk menjalankan program Adobe Photoshop?
3.   Jelaskan maksud dari pixel, Resolusi, intensitas.



Kegiatan Belajar 2  : SK: Menggabungkan teks ke dalam sajian multimedia
Uraian Materi     Membuat objek baru dengan menggunakan tulisan tangan (free-hand)
                        Menerapkan efek visual pada objek gambar.

Tujuan Kegiatan Pemelajaran
1)   Objek gambar dan tools raster dikenali
2)   Objek-objek baru dibuat dengan menggunakan tulisan tangan/ free-hand.
3)   Objek free-hand dihaluskan dengan menggunakan efek-efek penghalus (smooting).
4)   Objek free-hand diintegrasikan dengan objek-objek dasar gambar lainnya.

Apa itu Adobe Photoshop?
Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar raster. Hasil gambar olah dengan Adobe Photoshop banyak dijumpai pada  brosur, koran, majalah, kalender, website dan media lainnya.

·         File

Menu File berisi pilihan-pilihan seperti, membuat gambar baru, menampilkan gambar, menyimpan, mencetak, mengimpor gambar, mengekspor gambar, dan keluar program. Menu file ini sudah umum dan hampir semua program mempunyai isi yang sama sehingga tidak perlu dijelaskan lebih lanjut.

·         Edit

Terdiri dari pilihan-pilihan, seperti, copy, paste, dan tool tool untuk modifikasi gambar. Tool dibagian edit sebagian besar sudah diwakili oleh toolbox dan pallete

Image

Bagian bagian yang penting adalah:
·         Mode
Untuk menetukan mode dari gambar. Mode ini sudah ditanyakan pada saat membuat gambar baru, dan fasilitas ini kita gunakan untuk mengubah mode gambar yang telah kita tentukan sebelumnya. Misal pada saat membuat file baru kita tentukan mode dari gambar adalah grayscale sehingga gambar yang dibuat tidak bisa mempunyai warna lain selain hitam dan putih. Kemudian ditengah perjalanan kita berubah pikiran untuk mengisikan warna lain selain hitam dan putih maka mode warna harus diubah ke mode warna yang lain, misal RGB.
·         Adjust
Untuk memanipulasi pewarnaan pada gambar. Dalam adjust diberikan fasilitas yang sangat banyak yang digunakan untuk mengubah pewarnaan dari gambar. Untuk dapat memahaminya tidak bisa melalui pengertian tetapi harus sering melakukan latihan. Bagian ini tidak dijelaskan tetapi langsung diterapkan pada latihan latihan pada bab bab selanjutnya. Diharapkan melalui latihan tersebut bisa lebih bisa memahami kegunaannya masing masing.
·         Duplicate
Digunakan untuk menduplikat gambar yang sudah dibuat. Jika kita menggunakan fasilitas ini maka akan terbentuk dua gambar yang sama.
·         Image size
Untuk mengubah ukuran gambar baik memperbesar maupun memperkecil. Image size tidak bisa merubah bagian bagian tertentu saja dari gambar tetapi mengubah secara keseluruhan.         
·         Canvas size
Untuk mengubah ukuran kertas. Pengubahan ukuran kertas tidak akan berpengaruh pada ukuran gambar.

·         Rotate canvas
Digunakan untuk memutar gambar
ü  90ocw = clock wise artinya memutar gambar 90 derajat searah jarum jam
ü  90o ccw = counter clock wise artinya memutar gambar 90 derajat berlawanan arah jarum jam
ü  arbitrary memutar gambar sesuai dengan nilai derajat yang dimasukkan
ü  flip horizontal mencerminkan gambar horisontal. Artinya bagian kiri gambar pindah ke kanan dan sebaliknya
ü  flip vertikal mencerminkan gambar vertikal. Gambar yang diatas akan berada di bawah dan juga sebaliknya. Hal ini berbeda dengan memutar 180o.
Layer
Berhubungan dengan lapisan-lapisan yang membangun suatu image.
Select
Berhubungan dengan seleksi untuk merancang image yang kemudaian dapat dilakukan filterisasi dan memberikan effect pada image.

Filter

Berguna untuk memberikan efek pada gambar.

View

Bagian bagian yang penting:
·             show/hide rulers untuk menampilkan alat bantu penggaris
·             show >grid untuk menampilkan alat bantu grid
Snap berguna pada saat kita menggeser sebuah object. Jika fasilitas snap digunakan maka pada saat menggeser object akan mudah menyesuaikan atau menempel pada grid atau dengan object lain.
Setting dari grid dan rullers, misalnya satuan yang digunakan, warna dari grid, dapat diubah melalui menu edit>preferences>units and rulers…/guides and grid…
Fasilitas fasilitas diatas dapat kita gunakan untuk membantu mengatur posisi gambar agar letaknya lebih presisi. Karena hanya merupakan alat bantu maka tidak akan muncul jika gambar dicetak.

Window

Digunakan untuk mengatur lingkungan kita bekerja membuat desain seperti pilihan yang menampilkan atau menyembunyikan toolbox dan pallete, serta pilihan untuk mengatur gambar di dalam workspace.

Help

Terdiri dari pilihan, online help, informasi plug-in dan versi photoshop. Help digunakan untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapi ketika menggunakan photoshop serta mencari tahu kegunaan dari tool dan pallete.
Help yang paling sering digunakan adalah content yaitu semua informasi tentang tool tool yang ada dalam photoshop dan bagaimana memakainya. Sebenarnya kita belajar sudah cukup melalui help ini tetapi yang menjadi kendala adalah masalah bahasa karena bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggis. 

Toolbox
Toolbox ini adalah bagian yang paling penting didalam kita bekerja untuk membuat desain. Bagian ini terdiri dari banyak tool yang digunakan untuk membuat gambar dan memanipulasi gambar.
Setiap tombol tool yang tampak didalam toolbox bisa mempunyai lebih dari satu pilihan tool karena masih ada kemungkinan tool tersebut terbagi lagi menjadi sub tool.
Misal tool paint brush memliki dua pilihan yaitu paint brush tool atau pencil tool. Untuk mengetahui apakah tool tersebut hanya terdiri satu macam atau lebih maka tekan tool tersebut sekitar satu detik. Jika tool tersebut memiliki lebih dari satu macam, maka pilihan tersebut akan muncul. 

Setiap tool juga mempunyai tool option, yaitu pilihan untuk mengatur setting dari tool itu sendiri. Tool option otomatis akan muncul jika kita menekan salah satu tool. Letak dari tool option secara default berada dibawah menu dan bisa diubah letaknya sesuai dengan yang diinginkan. Misal ditekan tool paint brush maka akan muncul tool option seperti berikut: 

Pada tool option tersebut ada beberapa pilihan yang digunakan untuk mengatur konfigurasi dari paint brush. Fungsi dari masing-masing tool option akan dijelaskan dibagian selanjutnya.
Tidak semua tool akan dijelaskan disini karena ada tool-tool tertentu yang membutuhkan pemahaman yang agak lama dan kegunaanya untuk tingkat lanjut.

Mengenal Area Kerja
Jalankan Adobe Photoshop kemudian pilih menu File -> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja.
Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.
Area kerja Adobe Photoshop, yaitu:
A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.
B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.
C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang dibuat atau diedit.
D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan palet yang sering digunakan.
E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan memodifikasi gambar.
F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang dikerjakan.

Membuka dokumen dan membuat duplikat dokumen
Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open, sedangkan untuk membuat duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.
Mengubah ukuran gambar dan kanvas
Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar atau mengecil, lakukan dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas diubah, maka ukuran gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar, lakukan dengan menu Image -> Canvas Size.
Mencoba ToolBox
Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada bab berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.
Mencerminkan dan Memutar Gambar
Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehendaki.
Undo
Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.
Memindahkan gambar ke dokumen lain
Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.
Save for web
Gunakan menu File -> Save for Web untuk menghasilkan gambar dengan ukuran kecil yang biasa digunakan pada web site.

A.    Painting tools

Painting tool yaitu peralatan untuk menggambar dan mendesain. Ada beberapa macam pilihan tool yaitu:
·         paint brush, digunakan untuk membuat gambar dengan memakai kuas
·         pencil, digunakan untuk membuat gambar dengan memakai pensil.
·         air brush, digunakan untuk membuat gambar dengan  menggunakan cat semprot .
·         eraser, digunakan untuk menghapus bagian yang salah.
·         background eraser, digunakan untuk menghapus background agar gambar menjadi transparan.
·         paint bucket, digunakan untuk memberi warna pada gambar.
·         Type, digunakan untuk membuat tulisan.
·         custom shape, digunakan untuk membuat bentuk sesuai dengan bentuk yang disediakan.
·         sharpen, digunakan untuk menajamkan gambar.
·         blur, digunakan untuk mengaburkan gambar.
·         smudge, digunakan untuk mengaburkan gambar sehingga nampak seperti dihapus dengan tangan.





Brush
Untuk menentukan bentuk alat dan besarnya alat gambar. Tekan tombol panah bawah kemudian akan muncul bentuk dan ukurannya. Pilih ukuran dan bentuk sesuai dengan yang diinginkan.
Jika pilihan brush masih kurang atau masih belum memenuhi yang kita perlukan maka klik tanda panah  yang ada pada ujung kanan atas sehingga muncul menu pilihan seperti dibawah ini.

Di tempat tersebut disediakan pilihan yaitu assorted brushes, calligraphic brushes, drop shadow brushes, faux finish brushes, natural brushes, dan square brushes. Jika kita memilih salah satu dari option tersebut maka akan muncul pertanyaan seperti berikut:
Jika dipilih OK  pilihan brush yang sebelumnya digantikan dengan pilihan yang baru. Jika dipilih append maka pilihan sebelumnya akan digabungkan dengan pilihan yang baru sehingga jumlahnya banyak. Ketika pilihan brush yang sudah dimasukkan terlalu banyak dan dapat membingungkan maka bisa dikembalikan lagi ke keadaan semula dengan mengklik tanda panah dan memilih menu reset brushes.          
Opacity digunakan untuk menentukan transparansi dari alat gambar. Jika opacity digunakan 100 % maka hasilnya tidak akan transparan. Semakin kecil opacity maka hasilnya akan semakin transparan.
Wet edges digunakan untuk memberikan tambahan seperti cat yang basah. Contoh disamping adalah paint brush dengan opacity 50% yang disapukan pada gambar.



B.   Menggambar dan Melukis dengan Tool
Untuk membuat obyek gambar dapat digunakan drawing Tool


C.   Melukis dengan Airbrush Tool
Ikuti langkah berikut:
·             Seleksi image dengan selection tool
·             Klik airbrush tool, tetapkan warna foreground
·             Pilih type brush dengan klik air brush
·             Arahkan pointer pada layar kerja, warnailah image yang diseleksi.
D.   Mewarnai dengan Paint Bucket Tool
·        Seleksi image dengan selection tool
·        Klik Paint Bucket tool, tetapkan warna foreground
·        Pilih option paint bucket  dengan klik paint bucket dan tahan sehingga muncul pilihan gradient tool dan paint bucket tool.
·        Pilih Paint Bucket
·        Arahkan pointer pada image yang terseleksi, warnailah image yang diseleksi, dengan klik mouse anda.
E.   Mewarnai dengan Gradient Tool
·       Seleksi image dengan selection tool
·       Klik Paint Bucket tool, tetapkan warna foreground
·       Pilih option paint bucket  dengan klik paint bucket dan tahan sehingga muncul pilihan gradient tool dan paint bucket tool.
·       Arahkan ke gradient tool
·       Arahkan pointer pada image yang terseleksi, warnailah image yang diseleksi, dengan klik dan geser mouse anda pada arah yang anda inginkan.
·       Bila mouse digeser pada arah vertikal maka warna gradient  akan mempunyai vertikal.

Warna gradien tool dapat diubah melalui option bar yang tampil ketika gradient tool dipilh.

Warna gradient tool dapat dimodifikasi dengan cara menampilkan kotak dialog gradient editor. Untuk menampilkan Kotak dialog Gradient Editor klik pada kotak edit warna.
Langkah selanjutnya adalah :
·         Pilih warna dalam kotak preset
·         klik kotak kecil dibawah gradient warna yang telah ada.
·         Gantilah warna yang diinginkan pada kotak stop.
·         Untuk menambah warna gradient klik pada bagian bawah warna gradient, sehingga tampil color stop baru.
·         Pilih warna yang diinginkan dengan klik color pada pilihan stop.
·         Klik New apabila ingin menambah koleksi warna padda preset.
·         Maka warna akan tampil pada preset.
·         Klik Ok. 

F.   Melukis dengan Pencil Tool
·         Klik pencil tool.
·         Tetapkan warna foreground.
·         Pada option pencil tool, klik brush sehingga muncul pilihan untuk jenis brush untuk menentukan ketebalan garis.
·         Arahkan pointer pada layar kerja (canvas), buatlah gambar yang anda inginkan.
·         Bentuk yang dihasilkan sangat tergantung pada kepandaian kita menggerakkan mouse, dan tentu saja keahlian menggambar.

G.   Mewarnai dengan Paintbrush Tool
·         Seleksi image dengan selection tool
·         Klik Paintbrush tool, tetapkan warna foreground
·         Pada option paintbrush klik brush sehingga muncul pilihan type brush.
·         Klik type brush yang anda inginkan
·         Arahkan pointer pada image yang terseleksi, warnailah image yang diseleksi, dengan klik mouse anda pada arah yang anda inginkan.


H.   Membuat Garis dengan Pen Tool
·       Klik Pen tool.
·       Pada pen tool bar, klik dan tahan  sehingga muncul pilihan untuk tipe Pen untuk menentukan jenis dari pen
ü  FreeForm Pen untuk membuat kurva yang tidak beraturan dengan mendrag pointer mouse.
ü  Add Anchor Point Tool untuk menambah titik pada garis
ü  Delete Anchor Point Tool untuk untuk mengurangi titik pada garis
ü  Convert Point Tool untuk membuat kelengkungan titik
·        Arahkan pointer pada layar kerja (canvas), buatlah gambar yang anda inginkan.
·        Klik pada satu posisi dikanvas kemudian klik pada posisi yang lain.
·        Akan muncul gambar garis lurus.

I.   Membuat Beberapa Obyek Menggunakan Shape Tools
Shape tools digunakan untuk menggambar garis, kotak, kotak dengan sudut melingkar, dan elips pada suatu gambar pada Photoshop, dapat juga menggambar polygons dan membuat bentuk-bentuk pilihan untuk digunakan kembali.
Pilih salah satu bentuk pada options bar, dan klik tanda panah terbalik untuk menampilkan beberapa pilihan dari bentuk yang telah dipilih.

J.  Membuat Kotak Dengan Shape Tool
·          Klik rectangle tool
·          Pilih warna foreground
·          Drag mouse pada canvas
·          maka akan tampil gambar kotak
·          klik tanda cheklist sebelah kanan atas  untuk mengakhiri
·          Dengan cara yang sama dapat dibuat bentuk-bentuk yang lain.
·          Anda dapat juga memilih berapa bentuk yang lain dengan memilih shape pada option bar.


Seleksi
Seleksi adalah tool untuk menyeleksi suatu bidang dari gambar dan membedakan dari bidang lainnya. Seleksi berperan penting dalam memanipulasi gambar atau desain. Sebagian besar dari tool memerlukan seleksi untuk membantu mengaplikasikannya. Tanda dari bidang yang diseleksi adalah dibatasi oleh garis putus putus yang berkedip-kedip.
Tool berfungsi untuk seleksi adalah:
Marque tool, lasso tool, dan magic wand. Kegunaan dari masing masing tool tersebut akan dibahas satu persatu.                             
a)  Marque tool
Marque tool adalah untuk membuat seleksi dengan bentuk seperti yang disediakan. Untuk memilih bentuknya, tekan sekitar satu detik maka pilihan bentuk akan muncul. Pilihan bentuk yang disediakan yaitu persegi, elip, garis vertikal dan garis horisontal.

b)  Lasso tool

Lasso tool adalah untuk membuat seleksi dengan bentuk yang tidak beraturan sesuai dengan yang kita inginkan. Pilihan dari lasso tool ada tiga macam yaitu: lasso tool, polygonal lasso tool, magnetik lasso tool.
·           Lasso tool
Cara memakainya adalah klik dimana lintasan dari seleksi akan dimulai. Dengan keadaan masih mengklik gerakkan mouse dengan lintasan sesuai dengan yang diinginkan. Setelah selesai lepaskan mouse maka akan terbentuk seleksi tertutup mengilkuti lintasan yang telah dibuat.
·         Magnetik lasso tool
Ketika menyeleksi suatu obyek dengan menggunakan lasso tool terkadang mengalami kesulitan untuk menggerakkan agar tepat berada di sisi terluar gambar. Untuk mengatasi hal tersebut maka dapat kita gunakan magnetik lasso tool. Jika kita gerakkan magnetik lasso secara otomatis akan mengikuti sisi terluar gambar walaupun gerakan kita tidak persis di sisi gambar. Cara melakukannya klik di awal lintasan dari seleksi lalu lepaskan dan sisir lintasan gambar yang dikehendaki. Setelah kedua ujung bertemu lalu doube klik maka akan terbentuk seleksi.
·         Polygonal lasso tool
Polygonal lasso tool berfungsi untuk menyeleksi dengan bentuk  polygon atau banyak sisi. Cara membuatnya klik titik sudut dari poligon seleksi yang dikehendaki.

·         Magic wand
Magic wand adalah salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh photoshop didalam membuat seleksi. Prinsipnya adalah tool ini akan menyeleksi daerah yang warnanya sama atau hampir sama. Daerah yang diseleksi akan meliputi tempat yang diklik dan daerah disekitarnya yang memiliki warna hampir sama.
Caranya klik daerah yang dikehendaki maka seleksi akan terbentuk. Sebagai catatan bahwa magic wand akan mencari warna yang hampir sama dengan warna pada daerah yang diklik. Jika grafiknya sangat komplek dan menggunakan banyak warna yang berbeda, misalnya foto, maka magic wand tidak akan berfungsi dengan optimal.
Di bagian tool option dari magic wand terdapat option tolerance.
Option tersebut digunakan untuk mengatur toleransi warna yang diperbolehkan untuk ikut dalam seleksi.  Jika dipilih nilai toleransi yang sangat tinggi maka walaupun perbedaan warna agak jauh, daerah tersebut masih tetap masuk dalam seleksi.
Seperti contoh digambar 30, karena setting tolerance diisi 100 maka ketika yang diklik adalah lingkaran didalam, lingkaran yang kedua akan ikut dalam seleksi walaupun perbedaan warnanya agak jauh.  Setting tolerance=100.
Posisi dari seleksi yang sudah dibuat dapat dipindah ke tempat lain. Caranya klik bidang didalam seleksi lalu pindahkan ke tempat yang diinginkan.
Dari ketiga tool diatas terdapat  tool option yang hampir sama yaitu tentang pengaturan bidang seleksi.          
·         Seleksi baru
Jika kita memilih option seleksi baru maka setelah dibuat seleksi dan dibuat seleksi ditempat lain maka seleksi yang pertama akan hilang. Hal ini disebabkan karena option seleksi baru tidak memperbolehkan lebih dari satu seleksi.
seleksi kedua dibuat, maka seleksi yang pertama akan hilang

 
 
·         Menambah seleksi
Jika kita pilih option ini maka akan diperbolehkan lebih dari satu seleksi.
·         Mengurangi seleksi
Mengurangi seleksi adalah digunakan untuk memotong seleksi yang sudah terbentuk. Jadi seleksi ini tidak membuat seleksi baru tapi mengurangi seleksi yang sudah ada. Jika kita memilih option ini pastikan bahwa sebelumnya sudah terdapat seleksi pada gambar, jika tidak maka seleksi ini tidak berfungsi.
   
·         Irisan dua seleksi
Irisan digunakan untuk membuat irisan dari dua buah seleksi. Seleksi yang berada diluar dari irisan akan hilang.

5)  Manipulasi dengan Seleksi
Pada bagian sebelumnya telah kita pelajari segala macam yang berhubungan dengan pembuatan seleksi. Pada bagian ini akan membahas tentang apa yang dapat dilakukan dengan seleksi.

§    Mengubah seleksi yang sudah dibuat

Hal hal yang berhubungan dengan seleksi diatur dalam menu select. Sekarang akan kita bahas satu persatu kegunaanya.

ü   All: digunakan untuk menyeleksi seluruh area dari gambar
ü   Deselect: digunakan untuk menghilangkan seleksi yang sudah dibuat sebelumnya
ü   Reselect: kembali memunculkan seleksi yang sebelumnya telah dihilangkan.
ü   Inverse: untuk membalikkan daerah yang diseleksi. Misal daerah yang diseleksi adalah setengah area gambar bagian bawah. Jika kita perintahkan operasi inverse maka seleksi akan berpindah pada daerah yang sebelumnya tidak terseleksi yaitu setengah area gambar bagian atas.
ü   color range: digunakan untuk menyeleksi warna yang kita inginkan.
ü   feather: digunakan untuk mengaburkan batas antara daerah yang diseleksi dengan daerah luarnya. Jika kita memberikan warna pada seleksi yang telah diberikan feather maka batas dari gambarnya akan kabur.
ü   modify: digunakan untuk mengubah seleksi yang sudah dibuat. Terdapat empat pilihan yaitu border, smooth, expand, contract.
ü   border: digunakan untuk membuat seleksi baru dengan ketebalan tertentu yang mengikuti lintasan dari seleksi sebelumnya.
ü   smooth: digunakan untuk memperhalus lintasan dari seleksi yang sudah dibuat
ü   expand: digunakan untuk memperbesar ukuran seleksi
ü   contract: digunakan untuk memperkecil ukuran seleksi
ü   grow: digunakan untuk memperbesar area dari seleksi hingga seleksi memenuhi daerah yang memiliki warna yang sama. Fungsi ini hampir sama dengan magic wand tool.
ü   Transform: selection digunakan untuk mengubah seleksi sesuai dengan keperluan.
ü   Save selection: digunakan untuk menyimpan seleksi yang sudah kita buat sehingga bisa kita gunakan lagi pada lain waktu. Fasilitas ini umumnya digunakan untuk menyimpan seleksi yang cukup rumit dan membutuhkan waktu untuk membuatnya.

Rangkuman
Pembuatan obyek dengan freehand berhubungan dengan Drawing Toolbox. Drawing ToolBox berisi tool seperti Pen Tool, Pencil Tool, Erase Tool, Paint Tool, Airbrush Tool, Paint Bucket Tool dll. Untuk menggambar suatu Obyek Tool tersebut dapat dikombinasikan satu dengan yang lainnya.
Selain Obyek yang dapat kita buat sendiri Photoshop juga menyediakan obyek-obyek yang sudah tersedia dalam berbagai bentuk (shape). Kita tinggal menggunakan bentuk tersebut untuk digunakan dalam proses menggambar.
Penggabungan berbagai bentuk dapat menggunakan teknik seleksi. Teknik ini mengijinkan kita mewarnai suatu obyek yang telah diseleksi, menggabungkan, mengurangi, dan mencari irisan dari dua buah obyek.

Kegiatan Belajar  3: SK: Menggabungkan teks ke dalam sajian multimedia
Uraian Materi SELECTION & TOOL

   Menyeleksi Gambar
Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.
Ada tiga cara menyeleksi yaitu:
1.     Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
2.     Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
3.     Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna. Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:
1.     Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
2.     Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.

Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.
Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi.
  • Lasso Tool
Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.
  • Polygonal Lasso Tool
Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis lurus, misalnya piramida pada gambar 2.5. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa. Contoh gambar hasil seleksi piramida diperkecil dan diletakkan pada sudut kanan bawah.
  • Magnetic Lasso Tool
Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna kontras.
  • Magic Wand Tool
Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.
Crop Tool
Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.
  • Healing Brush Tool
Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.
  • Spot Healing Brush Tool
Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya. Misalnya digunakan untuk menghilangkan keretakan pada patung seperti pada gambar 2.10.
Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2 yang tidak ada pada versi sebelumnya.
  • Patch Tool
Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan patokan perbaikan.
  • Red Eye Tool
Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.
  • Clone Stamp Tool
Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.
  • Background Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.
  • Magic Eraser Tool
Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.
  • Color Replacement Tool
Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.
  • Blur, Sharpen, dan Smugde Tool
Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.
  • Dogde, Burn, dan Sponge Tool
Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk mencerahkan (saturate) atau mengurangi warna (desaturate).



Kegiatan Belajar 4 : SK: Menggabungkan teks ke dalam sajian multimedia

  • Sekilas mengenai warna
Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).
Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna, mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.
  • Paint Bucket Tool
Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.
  • Gradient Tool
Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.
  • Brush Tool
Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush.
  • Brightness/Contrast
Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast.
  • Level
Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level.
  • Curves
Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.
  • Color Balance
Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.
  • Photo Filter
Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter.
  • Replace Color
Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color.
  • Hue/Saturation
Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.
  • Match Color
Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color.




Kegiatan Belajar  5 : SK: Menggabungkan teks ke dalam sajian multimedia
Mengenal software Adobe Photoshop TEKS, LAYER, MASK, DAN STYLE

  • Horisontal Type Tool
Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secar horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.
  • Horisontal Type Mask Tool
Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.
  • Pen Tool
Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.
  • Rectangle, Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool
Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobne Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.


  • Memahami Layer
Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.
  • Quick Mask Mode
Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode.
Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.
  • Layer Mask
Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar.

  • Layer Style
Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu pada suatu layer. Pilih tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah pallete.

Penugasan :
  1. Membuat Kartu nama, kombinasi dari gambar dan teks
  2. Membuat Kata-kata mutiara, kombinasi dari gambar (pensil tools dan teks)

Kegiatan Belajar  6 : SK: Menggabungkan teks ke dalam sajian multimedia
Uraian Materi EFEK KHUSUS PHOTOSHOP

  • Filter Liquify
Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.
  • Filter Vanishing Point
Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click.
  • Filter Blur
Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.

Penugasan :
  1. Buat editing foto menggunakan menu filter Liquify
  2. Buat editing foto menggunakan menu filter Vanishing Point
  3. Buat editing foto menggunakan menu filter blur



TERIMA KASIH SUDAH MAU MEMPELAJARI ARTIKEL DIATAS, SEMOGA bermanfaat bagi yang membaca..

0 komentar:

Posting Komentar

 
Rêzpêçtor word © 2011 Templates | Abdillah